Israel bebaskan Gubernur Palestina di Yerusalem

87palestinian
Ilustrasi, pixabay.com

Gubernur Palestina, Adnan Gheith di Yerusalem ditahan sejak  pada akhir pekan lalu.

Israel -Israel membebaskan Gubernur Palestina, Adnan Gheith di Yerusalem yang ditahan sejak  pada akhir pekan lalu. Pengacara Gheith, Mohammed Mahmoud, mengatakan kliennya sudah dibebaskan, tapi diperintahkan menjauhi wilayah Yerusalem.

Tak hanya itu, Gheith juga harus menjadi tahanan rumah selama tujuh hari dan diwajibkan membayar denda 20 ribu shekel atau setara Rp 82,9 juta.

Selain Gheith, Israel juga membebaskan satu pejabat Palestina lainnya, tapi tak menjabarkan kasusnya lebih lanjut. Pengacara kedua pejabat Palestina ini mengatakan bahwa kliennya ditahan atas kecurigaan membiayai penculikan seorang warga di Yerusalem.

Stasiun televisi Israel, Reshet 13, melaporkan warga Palestina di Yerusalem itu diculik dua pekan lalu. Orang itu juga memiliki kartu identitas kewarganegaraan Israel dan Amerika Serikat.

Sedangkan laporan yang dikutip Reuters, korban itu diburu oleh Palestina karena membantu menjual properti di Kota Tua Yerusalem kepada pembeli Yahudi.

Israel menduduki wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat selama Perang Enam Hari pada 1967. Kemudian, mereka mendeklarasikan seluruh kota sebagai ibu kota.

Palestina mengklaim sebagian besar wilayah timur Yerusalem sebagai ibu kota mereka kelak. (*)