Sejarah Kelam Penembakan Massal Berlatar Anti-semit di AS Sejak 1999

BBOZKeL
© Disediakan oleh PT. TP Cyber Media

Anggota dan pendukung komunitas Yahudi menyalakan lilin untuk menghormati korban penembakan di sinagoge Tree of Life Synagogue di lingkungan Squirrel Hill di Pittsburgh. Mereka berkumpul di depan Gedung Putih di Washington DC pada Sabtu (27/10/2018). (AFP/Andrew Caballero-Reynolds)

Penembakan di Amerika Serikat memang kerap terjadi. Yang terakhir terjadi pada Sabtu (27/10/2018).

Seorang pria bernama Robert Bowers melepaskan tembakan ke sebuah sinagoge yang sedang ramai. Aksi terornya berlangsung selama 20 menit, menewaskan 11 orang dan melukai enam orang.

Sebelum menyerang, Bowers mengunggah berbagai pesan di media sosial tentang anti-semitisme.

Dalam sejarah AS, setidaknya ada tiga peristiwa penembakan berlatar belakang anti-semitisme dalam 20 tahun terakhir. Berikut selengkapnya:

Agustus 1999

VOA News mencatat, pada 10 Agustus 1999, lima orang terluka di Pusat Komunitas Yahudi Los Angeles. Seorang pria anggota supremasi kulit putih, Buford Furrow, melepaskan 70 tembakan di lobi gedung tersebut.

Furrow kemudian membunuh seorang pengantar surat, lalu melarikan diri dengan menumpang taksi menuju Las Vegas. Di sana, dia menyerahkan diri kepada pohak berwenang.

Dia mengatakan kepada FBI, aksinya merupakan seruan utk membangunkan Amerika agar membunuh orang Yahudi.

Furrow dinyatakan bersalah atas aksi pembunuhan dan pelanggaran hak sipil. Dia dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Juli 2006

Masyarakat Seattle, Washington DC, digegerken oleh aksi penembakan oleh pria bersenjata pada 28 Juli 2006.

Naveed Haq menembaki Federasi Yahudi Seattle hingga menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

Haq merupakan warga negara AS yang berasal dari Pakistan. Dia dihukum karena melakukan pembunuhan yang diperberat dalam undang-undang kejahatan karena kebencian.

Di dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat, ditambah 120 tahun.

April 2014

Pada 13 April 2014, tiga orang tewas di Overland Park, Kansas dalam teror penembakan di Pusat Komunitas Yahudi di Greater Kansas City dan di Desa Shalom, pusat pensiun Yahudi.

Pria bersenjata, supremasi kulit putih Frazier Glenn Miller Jr dari Carolina menjalani hukuman akibat aksi pembunuhan dan kejahatan lainnya. Kemudian, dia dijatuhi hukuman mati pada 2015.

Dalam audit peristiwa anti-semitisme oleh Anti-Dafamation League pada 2017, ada 1.986 insiden atau meningkat 57 persen dari temuan setahun sebelumnya, termasuk ancaman bom.

Sumber: VOA News

Copyright TOLIPOST.com