Mengenang Kematian Theis Hiyo Eluay

received_1913570965357715

Oleh : Yakobus Tagi

Toko Papua yang paling di depan, Dortheys Hiyo Eluay. Kami merenung upaya- upaya perjuangan Bangsa Papua dan mobilisasi masa pada saat itu. Sebagai pemimpin Presidium Dewan Papua yang dibunuh dengan cara tak manusiawi, bahwa sejak awal tak dihargai dengan cara penculikan oleh KOPASUS.

Kami renungkan kembali pada hari ini, Sabtu, 10 November 2018 sebagai hari pahlawan Papua. Paling kejamnya menghabisi nyawa seorang Pejuang Kemerdekaan bagi Bangsa West Papua oleh Kopasus. Kopasus adalah bagian dari Republik Indonesia, bagian dari Militer Indonesia, yang bertugas untuk menjaga kepentingan kaum penguasa di Papua.

Kelompok Negara kesatuan Republic Indonesia (NKRI) yang tidak punya rasa kemanusiaan selain kepentingan perut pribadi, melingdungi pemilik modal /kapitalis asing, missalkan , PT. FREEPORT di Timika; MINYAK BUMI di sorong; Perkembunan Kelapa Sawit milik China, termasuk ruko ruko.

Tanah Papua, sumber-sumber produksi; kios-kios atau pasar pasar setral; Bandara Udara serta pelabuhan, semua dimonopoli dan dikuasai oleh kaum penguasa/pemodal agar akses kapitalnya lancar.

Budaya hidup bergantung pada alampun bergeser akibat hutan dan rawa dimakan habis oleh Sawit. Makanan khas daera pun dimatikan oleh beras tampa sawa, tempat pepohonan sagu pun di gantikan kelapa sawit. Tempat hidup burung cendrawasi pun pengejarang senavan membuka perusahan kayu oleh pemusna binatang. Dan Ikan, Udang, Kepitin dikali dan lautan pun di habis oleh racun secara berlebihan oleh nelayan yang pemikirnya Pasar dan banyak keuntungan.
Maka sepujuk tajuk permohonan ini melalui bapak Theys H. Eluay sampaikan kepada bapak kami, ALLAH Segalah Bangsa;

ALLAH Bangsa Papua dan Leluhur Moyang Bangsa Papua, kami minta perlindungan, mereka yang bertahan lapar dibalik gunung-gunung; bagi mereka yang di diplomasi; bagi mereka yang ada di balik ceruci besi; seluruh aktivis “papua merdeka” secara organisasi maupun individu dan seluruh tulan berlulan yang bertebaran dimana-mana, ini khususnya gugur demi pertahankan Negara papua di tanah teritori west papua serta seluruh komponen rakyat bangsa papua yang sedang berjuang, mari! Henin sejenak untuk pahalawan yang telah gugur dalam perjuang papua merdeka, yakni Dortheys Hiyo Eluay.

Manusia jiwa kafir dan kapitalis yang di amanankan kepentingannya dengan kekuatan militeristik, hentikan penghilangan nyawa di muka bumi ini. Kawan-kawan penghuni di dunia, di himbau bahwa wilaya Papua adalah milik orang Papua tapi Negara NKRI melakukan pendudukan atas kepentingan ekonomi politik; me-monopoli hak ulayat warisan leluhur moyang Bangsa Papua di caplok ke dalam NKRI.

Himbauan seluruh maklumat dunia lebih khussusnya PBB, Enam Benua Asia Afrika, Australia, AS, Antartika dan Eropa tahu bahwa batas wilayah dan hak hak ketetapannya. Moral dan etika kemanusia penghuni dalam perut bumi tersebut paham sehingga hentikan perampasan, pembunuhan, penindasan, sampai hilankan nyawa manusia hanya karena kepentingan saja.

Jangan berpura -pura tuli, bisu,dan mono seluru komponen manusia punya adikuasa ekonomi politik maupun pemerintahan dan lembaga agama.
Seluruh populasi polosok negeri pencuru dunia jangan memakai jiwa ekonomi dan politik kepentingan,tetapi pakailah naluri kemanusiaan sesuai ketetapan pencipta yang di tetapkan wilayah masin –masin di muka bumi ini. *(

 

)*Penulis adalah ketua KNPB Wilayah Makassar