Polisi bubarkan diskusi publik KNPB lalu tahan aktivisnya

52veros
Aktivis KNPB, termasuk sekretaris umumnya Vero Hubi (baju merah) diangkut dengan mobil polisi usai polisi membubarkan peringatan HUT KNPB ke 10 di asrama mahasiswa Pegunungan Bintang

“Ya, HUT KNPB dibubarkan. Kami di dalam mobil tahanan,” tulis Vero singkat melalui pesan singkat.

Jayapura – Polisi membubarkan diskusi publik yang sedianya akan diselenggarakan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Asrama Mahasiswa Pegunungan Bintang, Senin (19/11/2018).

“HUT ke 10 KNPB, sedang berlangsung di asrama mahasiswa Pegunungan Bintang, Waena Jayapura West Papua. Saya hadir sebagai pembicara dalam kapasitas eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Ditengah situasi kegiatan sedang berlangsung polisi datang dan menghentikan kegiatan,” ungkap Markus Haluk kepada Jubi menjelaskan peristiwa yang terjadi sembari mengatakan HUT ke 10 KNPB itu digelar dalam bentuk diskusi publik.

Sekretaris Umum KNPB, Vero Hubi membenarkan dihentikannya kegiatan KNPB di asrama mahasiswa Pegunungan Bintang tersebut.

“Ya, HUT KNPB dibubarkan. Kami di dalam mobil tahanan,” tulis Vero singkat melalui pesan singkat.

Vero belum tahu akan dibawa kemana oleh mobil polisi yang membawa dirinya bersama sejumlah aktivis KNPB tersebut.

Belum diketahui berapa orang yang dibawa oleh mobil polisi. Hanya saja, berdasarkan informasi panitia, ada tiga truk dan satu mobil polisi yang mengangkut para aktivis KNPB.

Sebelum polisi membubarkan kegiatan di asrama mahasiswa Pegunungan Bintang, aktivis KNPB melaporkan polisi datang ke sekretariat KNPB di Kamp Vietnam, Waena lalu merusak pintu sekretariat. Tak hanya merusak pintu, polisi juga mengecat pintu yang semula bergambar Bintang Kejora dengan warna biru.

“Mereka (polisi) masuk gerebek di Sekretariat KNPB ini tidak di tunjukan surat perintah, mereka masuk dengan senjata lengkap,” ungkap Ones Suhuniap, mantan sekretaris umum KNPB.

Hingga berita ini disiarkan, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi dan keterangan. *(