Studi: Baca Buku Dapat Cegah Demensia

book-optis

Bermain permainan papan (board game) dan membaca buku ternyata bukan hanya kegiatan mengisi waktu luang. Penelitian terbaru menunjukkan kegiatan semacam itu dapat mencegah risiko demensia di usia tua.

Studi itu diterbitkan dalam jurnal JAMA Psychiatry. Hasil didapat setelah peneliti mengamati lebih dari 15.500 orang berusia 65 dan lebih tua yang tinggal di Hong Kong. Untuk mendapatkan data akurat, mereka diamati selama sekitar lima tahun.

Pada awal pengamatan dan selama wawancara lanjutan, peserta pria dan wanita ditanya tentang “kegiatan intelektual” apa pun yang telah mereka lakukan dalam sebulan terakhir. Termasuk di antaranya membaca buku, koran, atau majalah, bermain permainan papan atau permainan kartu. Kesehatan mereka secara keseluruhan juga dinilai selama pertemuan ini.

Para peneliti kemudian menemukan risiko pengembangan demensia secara signifikan lebih rendah di antara orang-orang yang melaporkan melakukan kegiatan intelektual sehari-hari, dibandingkan dengan yang sebaliknya. Sebagai catatan, hasil ini di luar faktor pendukung lain, seperti makan sehat dan berolahraga teratur.

“Mengingat populasi usia lanjut di seluruh dunia, mempromosikan keterlibatan rutin dalam kegiatan intelektual dapat membantu menunda atau mencegah demensia,” tulis para penelitian, dikutip dari Time, Sabtu (2/6).

Meski begitu, studi ini tidak menunjukkan kegiatan seperti membaca dan bermain gim bakal 100 persen membuat seseorang dapat menghindari demensia. Hanya saja ditekankan kurang berpartisipasi dalam kegiatan intelektual bisa mengarah pada demensia.

Kesimpulannya aktivitas yang membutuhkan kerja otak, terutama pada usia lanjut, dapat memberikan dampak positif pada kinerja ingatan.